Powered By Blogger

Jumat, 11 November 2011

Jurnal Multimedia (24 Oktober 2011)

hari ini ngebahas tentang Adobe flash dan Macromedia Flash Player,,,,, hayu ah lets go guys,,,,



        Adobe Flash (dahulu bernama Macromedia Flash) adalah  salah satu perangkat lunak dari sistem komputer. Adobe flash dapat digunakan untuk membuat gambar vektor dan membuat sebuah animasi. Dalam fisika banyak sekali materi pembelajaran yang perlu dukungan animasi. Jadi, adobe flash bisa membantu untuk mengajarkan suatu materi kepada siswa dan siswa dapat dengan mudah mengerti tentang materi tersebut.
           Banyak hal yang dapat dilakukan dengan adobe flash ini , diantaranya adalah: mendesain interface suatu halaman web, membuat presentasi, membuat game, membuat multimedia interaktif dan masih banyak lagi yang dapat dilakukan dengan program aplikasi yang satu ini. Beragamnya kegunaan dari Adobe Flash ini menuntut tiap orang untuk mampu menggunakan program aplikasi ini.
          Pertama kita akan berkenalan dengan tampilan Adobe Flash serta fungsi-fungsi dari tooltool yang disediakan. Pastikan bahwa komputer Anda telah terinstal Adobe Flash CS3, jika telah terisntal, bukalah program tersebut melalui icon flash yang ada di desktop. this is just sample tutorial,he,he,
  1. Flash Documen : Flash Document digunakan untuk memulai pembuatan project flash. Disini akan ditampilkan stage kosong yang bisa diisi oleh project yag ingin kita buat. Sebagian besar pengguna flash menggunakan ini
  2. Flash Slide Presentation  : Pada bagian ini kita dapat membuat slide presentasi layaknya pada power point di Microsoft Office. Perbedaannya pada flash kita dituntut untuk lebih kreatif membuat desain (sebenarnya ada desain yang sudah jadi).
  3. Flash From Application : Feature ini berguna untuk membuat desain project flash yang menggunakan “formbased Apllication” yang dapat dimasukkan ke dalam media berbasis internet. Ada bagian untuk melakukan perintah seperti pencarian, bergerak,dsb. Digunakan dalam pembuatan game, mesin pencari, input data, dll.
  4. Action Script File : Selain dapat membuat animasi bergerak (secara langsung) lewat actionscript, kita juga bisa membuat semacam tempat penyimpanan (memori) untuk aplikasi Flash yang kita buat. Ini cukup menjelaskan tentang aplikasi-aplikasi Flash.
  5. Action Script Communication File : Tindak lanjut dari Action Script File, pada feature ini kita dapat menunjukkan kodekode ActionScript yang sudah dibuat pada file Flash
  6. Flash Java Script File : Jika Action Script File memudahkan kita dalam membuat animasi bergerak untuk internal project dokumen maka feature yang satu ini berguna untuk membuat link external yang dapat bermanfaat seperti action script. Java Script API bisa diinputkan pada flash document dengan feature ini.
  7. Flash Project : Tentunya feature yang satu ini digunakan sebagai sarana pembuatan flash project.
    Project flash yang kita buat bisa dijadikan sebagai file berekstensi *.fla , *.as , *jsfl dan media file lainnya.
User interface di Flash terbagi atas 5 bagian, yaitu:
  1. Stage : Stage merupakan daerah yang bewarna putih, dimana area kerja utama jika anda ingin membuat animasi maupun aplikasi flash lainnya. Seluruh objek/gambar/animasi yang ada di stage nantinya akan tampil di flash movie, dan sebaliknya apabila objek/gambar tersebut berada di daerah abu-abu di pinggiran Stage tidak akan terlihat di flash movie.
  2. Tools : Merupakan kumpulan alat gambar dan mewarnai sesuatu yang ada di stage. Dalam flash terdapat beberapa tool-tool dasar yang masing-masing mempunyai fungsi sebagai selektor, penggambar objek, penghapus objek, pewarna objek, serta perngatur perbesaran objek, berikut beberapa penjelasan singkat masing-masing tool,
  • Selection tool (V) : Merupakan tool utama yang berfungsi untuk menseleksi benda, baik berupa shape, line, titik maupun symbol
  • Subselection tool (A) : Merupakan tool utama yang berfungsi untuk menseleksi dan memodifikasi titik maupun garis (stroke)
  • Free Transform Tool (Q) :Merupakan tool yang berfungsi untuk memodifikasi scale(skala), skew (kemiringan), rotation (rotasi), distorsi, dan envelop
  • Gradien transform tool(F) : Merupakan tool yang berfungsi untuk memodifikasi warna warna gradasi .
  • Line tool (N) :Tool yang berfungsi untuk membentuk garis
  • Laso Tool (L) :Tool yang berfungsi untuk menyeleksi benda
  • Pen Tool (P) :Tool yang berfungsi untuk membuat sebuah bentuk path, dapat di gunakn juga untuk tracing.
  • Text Tool (T) : Tool yang berfungsi untuk membuat tulisan
  • Oval Tool (O) : Tool yang berfungsi untuk membuat bentuk lingkaran
  • Rectangle Tool (R) : Tool yang berfungsi untuk membuat bentuk kotak. Rectangle Tool juga memiliki sub tool, yakni polystar Tool yang berfungsi membuat bermacam bentuk segi.
  • Pencil Tool (Y) : Pencil Tool berfungsi untuk membuat goresan yang seperti pensil. setiap goresan
    akan menjadi tipe stroke
  • Brush Tool (B) : Berfungsi untuk membuat goresan seperti brush(kuas) yang merupakan tipe fill.
  • Ink bottle Tool (S) : berfungsi untuk membuat stroke
  • Paint bucket (K) : Berfungsi untuk membuat fill
  • Eye dropper (I) : berfungsi untuk mengambil sampel warna
  • Eraser (E) : Penghapus objek
  • Hand Tool (H) : Hand Tool berfungsi untuk menggeser stage sejauh pergeseran drag mouse
    (menahan kik kiri
    mouse
  • Zoom Tool (M,Z) : Zoom Tool berfungsi untuk memperbesar atau memperkecil stage, saat zoom took di klik, maka akan muncul Option pada modifiers, pilih salah satu icon untuk memperbesar atau memperkecil stage.
    3. Panel
    Merupakan kumpulan kotak-kotak yang berfungsi untuk mengubah, mengatur dan mempercantik objek yang ada di stage. Misalkan memberi warna gradasi, meletakan objek persis di tengah stage, dan merotasi objek dengan sudut yang tepat. 
           4. Property inspector
Merupakan bagian informasi objek yang ada di stage. sebagai contoh, klik saja salah satu objek di stage, maka informasinya akan terlihat disini. atau klik saja di daerah kosong yang ada di stage, maka informasi mengenai stage akan terlihat. Pengaturan properti merupakan hal yang umumnya dilakukan pertama kali saat akan memulai sebuah project. Untuk membuka kotak properti, tekan tombol Ctrl + F3 pada keyboard atau dengan mengklik tanda panah kecil yang (Coliapse icon) yang terletak dibawah stage. 
         5. Timeline
Terdiri dari baris dan kolom. Kolom berhubungan dengan waktu, baris berhubungan dengan objek. Setiap software animasi pasti memliki timeline untuk mencatat aktivitas objek kapan harus tampil di stage dan kapan harus menghilang. Timeline merupakan panel dimana kita dapat mengatur frame dan juga layer. Seperti film, Flash membagi panjang waktu ke dalam frame. Layer sendiri seperti gabungan beberapa film yang ditumpuk satu di atas yang lain. Timeline dalam flash berperan penting dalam pembuatan sebuah animasi maupun pemograman dalam flash, oleh karena itu, Anda harus menguasai dasar-dasar dalam timeline. Timeline sendiri adalah suatu tempat dimana potongan-potongan objek, script, gambar, suara dan lain-lain akan diletakkan.
Macromedia Flash Player
      Macromedia flash player merupakan aplikasi untuk memutar file berextention. swf ( file flash). Macromedia flash player suka digunakan untuk memutar video di facebook atau di youtobe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar